Transjakarta Setop Operasi Di Sejumlah Rute Akibat Banjir
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak dini hari Senin (12/1/2026) memicu banjir dan genangan air di sejumlah titik. Kondisi tersebut berdampak pada gangguan transportasi, termasuk penghentian sementara sejumlah layanan Transjakarta.
Berdasarkan pengumuman di akun resmi X @PT_Transjakarta,
beberapa rute terpaksa dihentikan atau mengalami penyesuaian akibat
genangan air di jalur operasional.
Adapun rute Transjakarta terdampak banjir sebagai
berikut:
- Koridor
10 (PGC–Tanjung Priok) dipersingkat menjadi PGC–Cempaka Putih
karena genangan air di lintasan.
- Rute
10A (Rusun Marunda–Tanjung Priok) sementara tidak beroperasi.
- Sejumlah
layanan Mikrotrans seperti JAK 01, JAK 05, JAK 15, JAK 24, JAK
29, JAK 58, JAK 61, JAK 76, JAK 77, JAK 87, JAK 88, JAK 89, JAK 90, JAK
110A, JAK 112, JAK 113, JAK 115, JAK 117, JAK 118, dan JAK 120
sementara tidak melayani penumpang.
- Rute
3C, 3D, 9F, 12A, 12C, dan 12H juga dihentikan sementara.
- Rute
1A (Balai Kota–Pantai Maju) turut tidak beroperasi akibat
banjir.
- Mikrotrans
JAK 37 (Cililitan–Condet via Kayu Manis) mengalami pengalihan rute
karena genangan di sekitar Jalan Dewi Sartika.
Sementara itu, BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan
dini kepada warga yang tinggal di bantaran sungai. Hingga pukul 09.00
WIB, tinggi muka air di Pos Cipinang Hulu tercatat berada pada status
Siaga 3 (Waspada).

Comments
Post a Comment